Posts

12/11/17

Image
Untuk kamu yang belum juga rehat dari hatiku
Aku mengenalmu
Soal aku paling mengenalmu atau bukan, cuma kamu yang tau

Kata orang cinta itu seperti kaca
Akan pecah bila digenggam terlalu erat
Dan terjatuh bila dilepaskan

Tapi cinta ini, dibanding sebuah kaca malah lebih pas disebut bola karet
Ia terus memantul, pergi dan datang kembali
Namun dalam bangun yang tertutup rapat
Rapat erat hingga tak setitik napas pun hilang


Jika kamu bertanya
Pada raga yang terlanjur bernoda
Dan pada rasa yang terluka
Matamu tetap mata yang ingin kuselami
Hingga aku tak peduli
Tangis ataupun murka yang kau beri


Definisi cinta sejatiku itu kamu
Tapi bila memang bukan aku rumah yang ingin kamu tuju
Tak perlu bebani diri karena rasaku
Tetaplah begitu, lupakanlah aku
Aku sudah cukup bahagia mencintaimu

---

For you who haven't yet rested from my heart I know you Whether or not it is me who understand you the most You're the one who knows
People say love is like a glass Broken down by being held too tightly

Kasih - Love

Image
Lemme rewrite your poem, mi amor...



Aku mencintaimu dalam gemerlapnya malam namun kau memusnahkan sang rembulan

Sejenak terlupa, biar kubisikan
Kau tak perlu bimbang sayang
Langit malam tetap indah hanya dengan ribuan bintang

Kemarilah,
Sudah waktunya rehat dari petualangan
Karena sedikitpun rasa yang kau cinta tak akan pernah hilang
Tatap mataku,
Katakan dengan lantang bahwa kasih ini lebih dari sekedar pedih yang sedih.

Jangan putus asa bila malam kau tetiba sesak
Aku akan mendekapmu bersama alunan doaku
Maaf bila kadang ku terlambat
Namun tak akan kubiarkan ragamu yang kucinta dirundung hampa tanpa sarat

Kemarilah,
Kasih ini putih, kau pun percaya bukan?

---

I love you in the glitter of night but you wipe out the moon

For a moment I forgot, let me whisper it to you
You don't have to worry about it
The night sky remains beautiful only with thousands of stars

Come here,
It's time to rest from your adventure
Not a little feel you love will nor have disappear
Look at my eyes,
Say aloud th…

Di Bawah Pohon Tumbang - Under the Fallen Tree

Image
Sayup-sayup terdengar alunan biola dari seberang
Petikan gitar mendayu-dayu mengikuti irama
Embun pagi masih bersarang di dedaunan
Matahari belum terik namun hangat bersinar
Berkolaborasi dengan lembabnya udara

Di kejauhan
Seorang wanita terduduk di bawah pohon tumbang, ia menangis
Tiba-tiba saja terdengar hentakan piano, lalu dentuman drum
Musik semakin keras, keras, KERAS.

Ia berteriak
Bagaimana bisa engkau membenci seorang pembunuh
Bila engkau tak pernah melihatnya membunuh
Dan bagaimana bisa engkau merasa lebih baik dari seorang penghina
Apabila engkau belum pernah menghina

Ia melompat
Lalu ia tertawa
Dunia begitu menarik
Dunia sangat jenaka

Lalu ia terdiam
Dan terduduk di bawah pohon tumbang

---

A faint sound came from the other side
Excerpts of guitar lilting to the rhythm
Morning dew still nest on their other leaves The sun is not hot, yet warm
Collaborate in humid air

On a distance
A woman sat down under a fallen tree, she cried
Suddenly a piano spoke, then a drum The music is getting loude…

Untukmu - For You

Image
Mana lagi aliran sungai yang kau hindari? Semacam perasaan yang kau anggap tak ada padahal Ia selalu bersemayam di dalam hatimu. Lalu akan kau apakan perasaan itu? Apa kau akan membuangnya begitu saja? Mungkin tidak, rasa itu sebenarnya tidak pernah bisa hilang dengan mudah, apalagi untuk kau buang begitu saja.
Dan mana lagi kisah-kisah yang kau tulis sendiri? Berusaha untuk tampak bahagia dan terlihat puas. Apa artinya seulas senyum bahkan ribuan tawamu yang hanya sekedar lukisan, sedangkan kanvas yang kau gunakan masih sibuk menangis. Dirimu terpaku untuk memastikan semua hal baik-baik saja, karena enggan menampakan jati dirimu yang ngilu dan kaku.
Kemana lagi engkau akan berlari? Selalu menghindari tetesan air dari matamu. Kau biarkan hatimu sekering padang pasir, agar kau tak perlu repot-repot mencari air untuk menyembuhkan lukanya. Karena ya, padang pasir pun tak akan keberatan untuk terlihat kasar.
Akuilah bahwa kau lelah, beristirahatlah. Lepaskan dunia yang kau bawa di pundak…

IT HAD TO BE US - Chapter one

Image
Hello guys, this is my first writing collaboration with my dear friend Uik. This semi-novel's genre is kind of romance and slice of life, hope you like it.








IT HAD TO BE US









Written by Uik and Kenya